Kamis, 09 Mei 2013

kedatangan tentara Inggris & Belanda


Kedatangan tentara Inggris & Belanda
Setelah kekalahan pihak Jepang, rakyat dan pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945. Tentara Inggris datang ke Indonesia tergabung dalam AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) atas keputusan dan atas nama Blok Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan perang yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Namun selain itu tentara Inggris yang datang juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada administrasi pemerintahan Belanda sebagai negeri jajahan Hindia Belanda. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) ikut membonceng bersama rombongan tentara Inggris untuk tujuan tersebut. Hal ini memicu gejolak rakyat Indonesia dan memunculkan pergerakan perlawanan rakyat Indonesia di mana-mana melawan tentara AFNEI dan pemerintahan NICA.
Insiden di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/f/fc/Hotel_oranye_1911.jpg/225px-Hotel_oranye_1911.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.21wmf7/skins/common/images/magnify-clip.png
Hotel Oranye di Surabaya tahun 1911.
Setelah munculnya maklumat pemerintah Indonesia tanggal 31 Agustus 1945 yang menetapkan bahwa mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan terus di seluruh wilayah Indonesia, gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya. Klimaks gerakan pengibaran bendera di Surabaya terjadi pada insiden perobekan bendera di Yamato Hoteru / Hotel Yamato (bernama Oranje Hotel atau Hotel Oranye pada zaman kolonial, sekarang bernama Hotel Majapahit) di Jl. Tunjungan no. 65 Surabaya.
Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch. Ploegman pada sore hari tanggal 18 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/db/Hote-orange.jpg/220px-Hote-orange.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.21wmf7/skins/common/images/magnify-clip.png
Pengibaran bendera Indonesia setelah bendera belanda berhasil disobek warna birunya di hotel Yamato
Tak lama setelah mengumpulnya massa di Hotel Yamato, Residen Soedirman, pejuang dan diplomat yang saat itu menjabat sebagai Wakil Residen (Fuku Syuco Gunseikan) yang masih diakui pemerintah Dai Nippon Surabaya Syu, sekaligus sebagai Residen Daerah Surabaya Pemerintah RI, datang melewati kerumunan massa lalu masuk ke hotel Yamato dikawal Sidik dan Hariyono. Sebagai perwakilan RI dia berunding dengan Mr. Ploegman dan kawan-kawannya dan meminta agar bendera Belanda segera diturunkan dari gedung Hotel Yamato. Dalam perundingan ini Ploegman menolak untuk menurunkan bendera Belanda dan menolak untuk mengakui kedaulatan Indonesia. Perundingan berlangsung memanas, Ploegman mengeluarkan pistol, dan terjadilah perkelahian dalam ruang perundingan. Ploegman tewas dicekik oleh Sidik, yang kemudian juga tewas oleh tentara Belanda yang berjaga-jaga dan mendengar letusan pistol Ploegman, sementara Soedirman dan Hariyono melarikan diri ke luar Hotel Yamato. Sebagian pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda. Hariyono yang semula bersama Soedirman kembali ke dalam hotel dan terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Koesno Wibowo berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya, dan mengereknya ke puncak tiang bendera kembali sebagai bendera Merah Putih.
Setelah insiden di Hotel Yamato tersebut, pada tanggal 27 Oktober 1945 meletuslah pertempuran pertama antara Indonesia melawan tentara Inggris . Serangan-serangan kecil tersebut di kemudian hari berubah menjadi serangan umum yang banyak memakan korban jiwa di kedua belah pihak Indonesia dan Inggris, sebelum akhirnya Jenderal D.C. Hawthorn meminta bantuan Presiden Sukarno untuk meredakan situasi.

Kamis, 21 Februari 2013

TUGAS TIK (JUMAT, 22 FEBRUARI 2013)

BANNER

                                                                         BANNER
                                                       JARINGAN INTERNET SPENDU

Kamis, 25 Oktober 2012

SOLEDAD - Westlife

If only you could see the tears in the world you left behind
If only you could heal my heart just one more time
Even when I close my eyes
There's an image of your face
And once again I come to REALIZE
You're a loss I can't replace

Soledad

It's a keeping for the lonely
Since the day that you were gone
Why did you leave me
Soledad
In my heart you were the only
And your memory lives on
Why did you leave me
Soledad

Walking down the streets of Nothingville

Where our love was young and free
Can't believe just what an empty place
It has come to be
I would give my life away
If it could only be the same
Cause I conceal the voice inside of me
That is calling out your name

Soledad

It's a keeping for the lonely
Since the day that you were gone
Why did you leave me
Soledad
In my heart you were the only
And your memory lives on
Why did you leave me
Soledad

Time will never change the things you've told me

After all we're meant to be love will bring us back to you and me
If only you could see

Soledad

It's a keeping for the lonely
Since the day that you were gone
Why did you leave me
Soledad
In my heart you were the only
And your memory lives on
Why did you leave me
Soledad

Kamis, 16 Februari 2012

Wisata Tour

hari minggu kemarin tanggal 12 feb kalo ga salah, murid spendu kelas 7 wisata tour{} keliling lombok dongyaa ;)
gue yang orang asli lombok aja baru pertama kali neh keliling tempat wisata di lombok ._. *gubrak
 yang gue senengin bisa jalan-jalan ke Kuta Beach w/ d'canondth ;;) (Cia,Alma,Natasha,Ogek,Nanda) ;D yeepp anak-anak nyentet ;D haha
diawal perjalan gue ga ngerasain yang namanya pusing sama sekali. *sukur
nih bukti gue ga pusing, gue bisa foto-foto ceria \m/
\m/
 
tujuan pertama yaitu banyumulek, banyumulek adalah tempat kerajinan gerabah.
ni gue ada satu foto inaq-inaq yang lagi buat gerabah

 
inak inaknya sombong, gamau noleh --"

di banyumulek gue ga beli apa-apa, cuma numpang ceklek ceklek (dibaca ; foto foto :p) aja,
nih foto foto nya :D
 
foto (dr kiri) cia, natassha, chyntia, rara, nadya, fira :D

ciaa dongyaa :D

inih alma sama trisna{}

inih cia sama natassha {}

iniii trisna sama natassha {}

ini alma sm cia {}

 
the last alma w/ natassha{} 

ni juga ada foto amaq amaq lagi ngukir gerabahnya :p

amaq ini serius sekali aok :p

cukup sekian di banyumulek :p kapan kapan gue post lagi tempat tujuan tour berikutnya ;)


keep enjoy-ing :D