Manajemen Integrasi Proyek adalah kumpulan aktivitas dan proses yang diperlukan untuk mengidentifisi, mendefinisi, mengombinasi, menyatukan, dan mengoordinasi berbagai proses dan aktivitas manajemen proyek dalam suatu proses yang berkesinambungan di dalam group Proses Manajemen Proyek. Berikut ini adalah Project Management Plan dari Aplikasi Pengelolaan Sistem Informasi E-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya :
Project Charter atau disebut juga Project Overview Statement (POS) adalah ikhtisar proyek yang berupa dokumen bertanda tangan yang resmi yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengesahkan sebuah proyek. Oleh karena itu, project charter ini dibuat tentu saja setelah proposal proyeknya disetujui. Tanpa project charter, tujuan proyek akan menjadi ambigu dan kadang tidak dipahami secara benar oleh para stakeholder.
Dinas Kesehatan Kota Surabaya berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan dengan mengadopsi inovasi di bidang kesehatan dalam bentuk e-Health. Keberhasilan penerapan e-Health sebagai sebuah inovasi sangat ditentukan oleh keberhasilan pengkomunikasian/pendifusiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Inisiasi inovasi e-Health oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya sebagai obyek dapat ditempatkan sebagai sebuah kasus. Hasil penelitian menemukan bahwa proses pengkomunikasian e-Health dilakukan secara struktural dan kultural. Secara struktural dengan mengoptimalkan semua perangkat SKPD yang relevan hingga kecamatan dan kelurahan. Secara kultural dengan edukasi masyarakat terkait dengan informasi dan penggunaan e-Health. Sedangkan penerapan e-Health selain dengan menyediakan fasilitas e-Health dalam bentuk e-Kios yang ditempatkan di kantor kelurahan, puskesmas dan tempat pelayanan umum, aplikasinya sangat mudah dan informatif dengan menggunakan tiga bahasa yaitu, bahasa Indonesia, Jawa, dan Madura sesuai karakteristik sosiologis masyarakatnya.
Berikut ini adalah Project Charter Sistem Informasi E-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya:
Selamat pagi, teman-teman.
Perkenalkan, saya Celia Chintara Yuwine, NRP 05111740000058, mahasiswi S1 Departemen Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi(FTIK), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya .
Saya membuat rancangan aplikasi ini untuk memenuhi Final Project mata kuliah Manajemen Proyek Perangkat Lunak (MPPL) kelas E semester gasal tahun ajaran 2019/2020.
Aplikasi ini bernama "Lombok Clean Community", merupakan sebuah aplikasi yang diperuntukkan untuk komunitas pecinta lingkungan di Pulau Lombok.
Untuk informasi lebih lanjut, akan dijabarkan pada dokumen KAK, Prototype dan PowerPoint Komersil dari aplikasi di bawah ini :
Kelas : MPPL - E
Anggota Kelompok :
Isnaini Nurul KurniaSari (05111740000010)
Celia Chintara Yuwine (05111740000058)
Zahrul Zizki Dinanto (05111740000168)
"Escape Capsule System" adalah sebuah kapsul keselamatan yang disematkan dalam badan pesawat sipil dan bisa lepas saat terjadi kondisi emergency. Material untuk desain kapsul ini menggunakan Carbon Fiber yang terbukti kuat dan ringan.
Project ini dikembangkan oleh Vladimir Tatarenko, seorang insinyur penerbangan dari Ukraina.
Kapsul ini berisikan penumpang dan kru pesawat. Saat terjadi masalah atau kecelakaan, kapsul ini dapat melepaskan diri dari bagian belakang pesawat sekitar dua atau tiga detik saat terjadi emergency, bisa akibat dari kegagalan mesin, api di pesawat, masalah teknik akibat cuaca buruk, atau kondisi lainnya. Dengan adanya sistem ini, keselamatan tetap tidak bisa terjamin saat terjadi ledakan di area dalam pesawat atau saat pesawat terkena bom dan semacamnya. Tetapi paling tidak ini bisa menjadi solusi yang sangat baik dalam meningkatkan keselamatan penumpang dan krunya selama penerbangan.
Analisis project :
Time
Escape Capsule System ini sudah mulai dikembangkan sejak tahun 2016, dan menurut Tatarenko sistem ini belum dapat diterapkan dalam waktu dekat dikarenakan proses standarisasi sistem akan memakan waktu kurang lebih selama 4 tahun dan juga Tatarenko masih menunggu investor-investor yang tertarik dengan project ini karena project ini membutuhkan biaya yang luar biasa besarnya.
Cost
Project ini membutuhkan $1 million (+- Rp. 14 Milyar) untuk membangun satu kapsul dan membutuhkan $40-$60 million (+- Rp. 840 Milyar) untuk memasangkan kapsul tersebut ke dalam setidaknya 3 pesawat jet AN-148 Ukraina yang didesain oleh Antonov.
Scope
Project ini ditujukan untuk meminimalisir korban jiwa akibat kecelakaan pesawat dan meningkatkan keselamatan seluruh penumpang dan kru pesawat.
Fitur
Kapsul dapat berisikan seluruh penumpang beserta kru pesawat dan seluruh bagasi yang terletak di ruang penyimpanan di bagian bawah pesawat.
Kapsul dapat beraksi(melepaskan diri dari bagian utama pesawat) dalam keadaan emergency saat take off, level flight, maupun saat landing.
Saat terjadi masalah atau kecelakaan, kapsul ini dapat melepaskan diri dari bagian belakang pesawat sekitar dua atau tiga menit saat terjadi emergency.
Kapsul ini akan mendarat dengan dilengkapi oleh 2 sistem parasut.
Dapat mendapat langsung di daratan ataupun di laut dan akan tetap membuatnya terapung di atas air.